UJIAM TENGAH SEMESTER 2 (GENAP) STATISTIKA INDUSTRI - KAMPIS MILLENIAL ITBI

    NAMA      :  LUSIA SIAGIAN

    JURUSAN : AKUTANSI

    KELAS : PAGI

   MATA KULIAH :STATISTIKA INDUSTRI


1. Tuliskan tipe-tipe data beserta contohnya masing-masing!

Jawab:
TIPE-TIPE DATA:
*Parameter adalah suatu ukuran numerik yang menggambarkan karakter suatu populasi.
*Statistik adalah ukuran numerik yang menggambarkan karakter suatu sampel.
Contoh:
1. Berdasarkan sensus ekonomi tahun 2010 terdapat 35% rumah tangga di Indonesia tergolong miskin. Nah, angka 35% ini adalah parameter, karena ia diperoleh dari populasi yaitu semua rumah tangga di Indonesia.
2. Berdasarkan hasil survey terhadap 37 orang mahasiswa pendidikan matematika STKIP Surya angkatan 2010/2011 diperolah bahwa rata-rata nilai matematika mereka adalah 6.75. Angka 6.75 ini adalah statistik karena ia diberikan oleh sampel yang terdiri dari 37 orang mahasiswa tersebut.
*Data Kuantitatif adalah data yang menggambarkan hasil perhitungan atau hasil pengukuran.
*Data Kualitatif atau Data Kategori adalah data yang dapat dipisahkan dalam beberapa kategori atau kelompok yang dibedakan oleh karakter bukan numerik.
Contoh:
1. Data kuantitatif: tinggi badan, nilai IPK, temperatur dalam derajat celsius, besar penghasilan.
2. Data kualitatif: jenis kelamin, profesi, temperatur dalam rasa (dingin, panas, sejuk).
*Data Diskrit adalah data yang banyak kemungkinannya
berhingga atau terbilang.
*Data Kontinu adalah data yang benyak kemungkinannya takterbilang.
Contoh:
1. Data diskrit: jam kerja dalam sehari (kemungkinannya adalah 1, 2, 3, ... , 24), banyak telor yang dihasilkan oleh ayam betina, banyak hari libur dalam setiap bulan).
2. Data kontinu: temperatur udara di berbagai tempat (kemungkinannya: semua nilai yang ada pada interval,misalnya dari -20 derajat celsius sampai dengan 50 derajat Celsius).

2. Jelaskan jenis-jenis level pengukuran!
Jawab:

1.Level Nominal dicirikan oleh data yang terdiri atas nama-nama, label, atau kategori. Data seperti ini tidak dapat diurutkan seperti dari atas ke bawah, atau sebaliknya.
Contoh skala nominal diantaranya adalah suku bangsa, agama, jenis kelamin, jenis pekerjaan, dll. Data tersebut dikategorikan dalam bentuk angka, misalnya PNS diberi angka 1 dan Pegawai Swasta diberi angka 2

2.Level Ordinal dicirikan oleh data yang dapat disusun dalam urutan tertentu, tetapi selisih nilai-nilainya tidak dapat ditentukan atau bahkan tidak bermakna sama sekali.
Contoh skala ordinal adalah mengukur tingkat prestasi kerja, kepangkatan militer, mengukur prestasi kejuaraan, status sosial. Data tersebut tidak memiliki jarak yang pasti dalam pengkategorisasiannya, hanya berupa jenjang yang diurutkan.

3.Level Interval seperti level ordinal dengan sifat tambahannya adalah selisih antara dua data mempunyai makna. Tetapi level ini tidak mempunyai titik nol alami sebagai titik awal.
Contoh skala interval adalah temperatur dan suhu, skor IQ, kelompok skor ujian. Data dalam contoh skala ordinal memiliki jarak yang pasti dalam pengkategorisasiannya dan memiliki bobot atau nilai yang sama.

4.Level Rasio seperti level interval namun ia mempunyai titik nol alami sebagai titik awal. Data dari level rasio, dapat dibandingkan (selisih) dan dirasiokan (pembagian).
Contoh skala ratio diantaranya adalah berat badan, tinggi badan, jarak, timbangan berat. Data tersebut memiliki nilai nol yang mutlak dan bisa dilakukan operasi hitung atasnya. Nol mutlak dalam artian apabila berat badan adalah nol, maka seseorang tidak memiliki berat badan.
3. Jelaskan masing-masing bagian dari distribusi frekuensi!
Jawab:
Distribusi Frekuensi Kategori

Adalah distribusi frekuensi yang mengelompokkan datanya disusun berbentuk kata-kata (kualitatif).

Distribusi Frekuensi Numeric

Adalah distribusi penyatuan kelas-kelasnya (disusun secara interval) didasarkan pada angka-angka.

Distribusi Frekuensi Relatif
Adalah jenis distribusi frekuensi yang mengandung nilai hasil bagi antara frekuensi kelas dan jumlah pengamatan . Distribusi frekuensi relatif menjelaskan proporsi data yang terletak di suatu kelas interval, distribusi frekuensi relatif suatu kelas diperoleh dengan cara membagi frekuensi dengan total data yang ada dari pengamatan atau observasi.

Distribusi Frekuensi Kumulatif
Adalah jenis distribusi frekuensi yang mengandung frekuensi kumulatif atau frekuensi yang dijumlahkan. Distribusi frekuensi kumulatif mempunyai kurva yang dinamakan ogif. Terdapat dua jenis distribusi frekuensi yakni fistribusi kumulatif kurang dari dan distribusi frekuensi lebih dari.

4.




















D.

Berat badan

Frekuensi

F.relatif

F.kumulatif rel%

F.kumulatif abs

41-45

5

10%

10%

5

46-50

7

14%

24%

12

51-55

8

16%

40%

20

56-60

4

8%

48%

24

61-65

6

12%

60%

30

66-70

12

24%

84%

42

71-75

8

16%

100%

50

Jumlah

50


E.HISTOGRAM DAN POLIGON




































Komentar